Sabtu, 09 April 2011

cara menginstal

Cara Menginstal Windows XP
Komputer yang telah kita rakit belumlah bisa digunakan untuk aktifitas bekerja layaknya komputer yang kita temui di kantor-kantor atau rumah dan tempat-tempat yang lian, Untuk itulah dibutuhkan Operating System atau Sistem Operasi yang menghubungkan manusia dengan peripheral komputer, pirepheral computer sendiri merupakan peralatan pendukung dari sebuah computer. Komputer tanpa operating sistem tidak bisa digunakan, ibarat anda punya HP tetapi tidak ada sistem operasi, perlu digaris bawahi atau dicetaktebalkan, sistem operasi bukanlah merupakan suatu software, jadi sistem operasi tidak sama dengan software. Lalu apa bedanya? sebuah software membutuhkan sistem operasi, sistem operasi ini yang menjembatani antara software dengan hardware. Nah sistem operasi di sini yang familiar adalah Microsoft Windows. Contoh system operasi berdasarkan layanan terhadap pelanggan (interface) sebagai berikut :
1. CUI (Character User Interface) atau yang dikenal dengan berbasis text.
Contoh : DOS, UNIX, POSIX
2. GUI (Graphical User Interface) atau yang dikenal dengan berbasis grafis.
Contoh : WINDOWS, LINUX, MAC, APPLE
Sistem operasi diibaratkan sebagai body sebuah mobil, sedang mesinnya adalah hardware-hardware, nah kalau kita ikut menumpang kitalah softwarenya.

1. Siapkan CD Master Microsoft Windows XP.

Dalam pembelian CD Windows XP ada dua pilihan, versi tray dan versi box, untuk versi tray hanya berbentuk cd dan buku manual saja, sedangkan untuk versi box ada boxnya.
Persiapkan semua peralatan yang diperlukan untuk menghidupkan computer, pasang kabel listrik power pada monitor dan CPU kemudian pasang konektor mouse dan keyboard pada CPU, setelah semua terpasang dengan baik maka kita tinggal menghidupkan computer, computer yang kita rakit belum tentu bisa hidup mungkin masih ada kesalahan pemasangan atau hardwarenya yang tidak mendukung. Tapi untuk itu kita ibaratkan computer yang kita rakit itu normal, jadi hidupkan computer setelah itu, masuklah ke menu BIOS untuk mencari fasilitas boot pertama kali lewat CD/DV ROM. Tergantung BIOS yang ada, bisa menekan tombol DEL atau ESC atau F1 atau F2 berulang-ulang saat pertama kali komputer di hidupkan atau yang biasanya disebut POST.

Sebagai contoh ini adalah Award BIOS, pada gambar yang dilingkari ubahlah boot pertama atau first boot device menjadi CD/DVD atau CD-ROOM, ubahlah juga boot kedua atau second boot device menjadi Hardisk, jika sudah simpan perubahan tersebut dengan menekan F10 untuk menyimpan pengaturan, setelah itu pilih save and exit kemudian pilih Y kemudian enter.
Proses booting akan mendeteksi CD/DVD dahulu, jika benar maka akan muncul proses instalasi Microsoft Windows ( selanjutnya disebut saja dengan Windows ). Tekan sembarang tombol untuk memasuki proses instalasi Windows.



CD Windows XP akan dibaca, dan akan keluar keterangan system hardware configuration setting, itu adalah indikasi bawah Windows sedang meload file-file tertentu untuk proses instalasi dan configuration hardware.


2. Jika Windows sudah selesai membaca file-file tersebut maka akan muncul tampilan “Welcome Setup“ berikut



Ada 3 pilihan.
a. To set up Windows XP now, press ENTER
Maksudnya kita kita memulai melakukan instalasi Windows, maka cukup menekan tombol ENTER
b. To repair a Windows X installation using Recovery Console, press R
Maksudnya bahwa untuk recovery Windows jika terjadi masalah sistem tetapi ini jika kita sudah menginstall Windows terlebih dahulu
c. To quit Setup without installaion Windows XP, press F3
Tujuannya adalah membatalkan proses instalasi Windows.

3. Jika kita menekan ENTER maka kita akan menuju langkah selanjutnya yaitu persyaratan untuk tunduk pada Licensing Agreement, dan anda harus menjawabnya dengan menekan F8, jika tidak dijawab atau di tolak maka anda tidak akan dapat meneruskan proses instalasi, jika anda setuju terhadap persyaratan tersebut maka akan masuk tahap berikutnya.


4. Jika anda setuju sekarang saatny.a masuk ke proses pemilihan partisi hardisk, seandainya hardisk tersebut masuk baru maka akan ada tampilan seperti ini


Maksudnya proses instalasi membaca adanya satu hardisk yang besarnya 19093 M atau 20 GB, dengan hardisk seperti itu kita dapat membagi menjadi 2 partisi, pertama kita pilih tombol C untuk current partition kemudian tentukan bersarnya, ibarat partisi C 10010 MB dipakai sebagai tempat program instalasi termasuk OS, kemudian tekan enter, dan lakukan hal yang sama untuk membuat partisi kedua atau D, maka partisi D besarnya sisanya dari hardisk, untuk melakukan proses formating hardisk, cursor putih letakkan pada partisi C kemudian format hardisk adalah membentuk blok dan cluster di dalam kepingan hardisk.


5. Proses formating hardisk


Anda bisa memilih tipe partisi, bisa FAT atau NTFS. Katakana saja kita pilih yang ketiga, Jika pilihan sudah benar pilih salah satu dan tekan enter, maka instalasi akan meneruskan ke tahap selanjutnya.


Ini contoh proses formating sedang berlangsung.

6. Proses selanjutnya akan secara otomatis meload file-file windows untuk dicopy ke dalam hardisk.


Jika selesai tercopy saatnya booting ulang, alias restart dengan sendirinya.
Proses instalasi selanjutnya akan dimulai dengan munculnya logo Windows


7. Setelah melewati tahap ini kita diminta untuk memasukan parameter yang diminta dalam proses instalasi. Regional and Language Options, adalah memasukan lokasi dan bahasa yang digunakan, untuk bahasa Indonesia saat ini belum ada, kecuali dalam Windows XP Starter Edition.


8. Tahap selanjutnya adalah memasukan nama dan perusahaan anda.



9. Memasukan 25 key yang ada di box atau cd


10. Proses selanjutnya memasukan password sistem, password di sini bukan password saat kita masuk ke Windows, tetapi password yang akan digunakan jika kita hendak mereparasi windows atau masuk safe mode




11. Memasukan setting jam dan tanggal serta Time Zone, samakan dengan Negara dimana anda tinggal.


12. Setting network bisa anda abaikan dengan tekan typical saja



Sampai tahap ini kita akan menunggu sampai Windows selesai melakukan instalasi, jika proses selesai Windows akan melakukan restart atau booting ulang. Setelah booting ulang maka Windows akan melakukan setting lagi bagi pengguna atau final setup, setting terakhir dan Windows akan mulai bisa digunakan secara default.



Ucapan Welcome to Microsoft Windows jika berhasil akan muncul seperti gambar di atas, kita memasukan nama pengguna dengan menekan tombol di sebelah kanan bawah.
Langkah selanjutnya bisa anda teruskan sendiri.





















Selesai dengan tampilnya desktop Windows XP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar